Inmarc’s News

17, Februari, 2008

Teori Wacana dan pandangan pasca struktural wacana menurut perspektif teori komunikasi

Filed under: Komunikasi — inmarcomm @ 1:59 pm

Teori wacana adalah studi struktur pesan biasa disebut analisis wacana, walaupun menulis dan bahkan bentuk-bentuk nonverbal dapat dianggap wacana, kebanyakan analisis wcana berkonsentrasi pada percakapan yang muncul dnegan wajar. Ada beberapa analisis wacana bersama-sama memakai seperangkat  perhatian :01.    Analsisi wacana seluruhnya mengenai cara-cara wacana disusun, prinsip yang digunakan oleh komunikator untuk menghasilkan dan memahami percakapan dan tipe-tipe pesan lainnya.02.    Analisis wacana dipandang sebagai aksi; ia adalah cara melakukan segala hal biasanya dengan kata-kata.03.    Analisis wacana adalah suatu pencarian prinsip-prinsip yang digunakan oleh komunikator aktual dari perspektif, yang tidak memperdulikan ciri/sifat psikologis tersembunyi namun terhadap problema percakapan sehari-hari yang kita kelola dan pecahkan.Pandangan pasca struktural wacana mempunyai pandangan terhadap wacana yang agak berbeda dibandingkan teori lainnya. Untuk memulai tidak dibatasi untuk berbicara. Pada kenyataannya bagi sebagian pembicaraan sehari-hari dianggap tidak penting dan perhatian diberikan kepada teks tertuli sebagai objek sentral dari studi.Menurut Michael Facoult  bahwa setiap perioda memiliki suatu dunia pandang yang berbeda atau struktur konseptual yang menentukan sikap pengetahuan pada perioda itu. Karakter pengetahuan pada jangka waktu tertentu disebutnya efistem atau formasi diskursif, teks-teks tertulis merupakan wacana juga namun juga termasuk bahasa yang diucapkan dan bentuk-bentuk nonverbal. Interprestasi atau menetapkan makna suatu teks tak dapat dihindari dalam analisa teks namun harus diminimalkan karena interprestasi tidak menimbulkan struktur diskursif dan kenyataannya dapat mengaburkan, Michael foucault berpikir bahwa para peneliti seharusnya menghindari mengasosiasikan wacana dengan para penulis karena para penuli hanyalah memenuhi  fungsi wacana dan bukan merupakan bersifat instrumen dengan cara fundamental dalam menetapkan struktur teks yang mereka hasilkan. Sehingga topik penelitian content analysis terhadap tulisan-tulisan berita tentang  motor di tabloid harus mempunyai batasan dalam unit analisis seperti Aneka tulisan, Konteks tulisan, Recording  unit serta variabel dan sampling tulisan.

About these ads

1 Komentar »

  1. Artikel ini sangat bermanfaat bagi kita mahasiswa Jurusan Bahasa (Inggris, Indonesia) untuk menambah wawasan dan referensi bidang bahasa. Terima kasih.

    Komentar oleh Mr. Jim — 18, Juni, 2009 @ 1:43 am | Balas


Umpan RSS untuk komentar-komentar pada tulisan ini. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

The Rubric Theme. Create a free website or blog at WordPress.com.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: